Berita dan Kegiatan

“Penyajian Beban Penanganan Dampak COVID-19 Sebagai Pos Luar Biasa dalam Laporan Operasional. Tepatkah?”

  1. Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan telah melakukan studi pustaka dan menghasilkan kajian dengan judul “Penyajian Beban Penanganan Dampak COVID-19 Sebagai Pos Luar Biasa dalam Laporan Operasional. Tepatkah?” sebagaimana di bawah ini.
  2. Kajian ini membahas pandangan dari beberapa standar akuntansi internasional dalam kaitannya dengan penyajian informasi terkait COVID-19 dalam laporan keuangan, terutama penyajian di pos luar biasa pada Laporan Operasional.
  3. Tentang penulis :
    • Solikhin (Kepala Seksi), Yuyun Pratasari, Ida Najati, dan Eki Mahipal adalah staf pada Direktorat APK yang memiliki tusi menyusun kajian SAP.
    • Kajian yang telah dipublikasikan antara lain :
      1. Perlakuan Akuntansi Hewan Ternak (publikasi pada Indonesia Treasury Update Vol.3 No 1 tahun 2018 dan www.ksap.org tanggal 20 februari 2020)
      2. Perlakuan Akuntansi Aset Tanaman (publikasi pada www.ksap.org tanggal 20 februari 2020).
    • Selain itu, beberapa kajian lain yang telah disusun adalah:
      1. Kajian Pelaporan dan Pertanggungjawaban Bantuan Sosial
      2. Kajian Akuntansi Konsesi jasa
      3. Kajian Perlakuan Akuntansi Dana Siap Pakai (DSP), dan sebagainya.
  4. Kajian ini menghasilkan rekomendasi dalam penyusunan Laporan Keuangan, yaitu:
    1. Beban penanganan dampak COVID-19 tidak perlu disajikan pada pos luar biasa dan cukup diungkapkan pada Catatan atas Laporan Keuangan
    2. Jika diperlukan, entitas akuntansi/pelaporan dapat menyusun laporan pelengkap untuk mendukung informasi pada laporan keuangan.
  5. Untuk lebih lengkapnya, silahkan mendownload PDF kajian melalui link di bawah ini :
    Download Kajian “Penyajian Beban Penanganan Dampak COVID-19 Sebagai Pos Luar Biasa dalam Laporan Operasional. Tepatkah?”

error: Konten Dimiliki Oleh KPPN BANDUNG II
id_IDBahasa Indonesia