Berita dan Kegiatan

PENILAIAN IKPA KEMBALI DIAKTIFKAN

Sejak tahun 2017, setiap kementerian/lembaga sampai dengan tingkat satuan kerja telah dilakukan penilaian dengan beberapa parameter penilaiannya. Dan pertengahan tahun 2018, penilaian tersebut yang belakangan disebut dengan Indikator Kinerja Pelaksaaan Anggaran telah diintegerasikan dalam Online Minotoring SPAn ( OM SPAN). Penilaian kualitas pelaksanaan anggaran ini merupakan salah satu langkah konkrit dalam melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan anggaran dalam bentuk kuantitatif yang mendukung implementasi reformasi birokrasi. Selama ini, dalam rangka melakukan monitoring, setiap kementerian/lembaga memiliki parameter utama dalam menilai baik buruknya suatu unit kerja yakni tingkat penyerapan anggaran.
Pada akhir bulan ke 2 tahun 2020, Presiden Jokowi telah mengumumkan kasus pertama COVID-19. Hal ini berpengaruh pada pelaksanaan anggaran secara umum maupun dalam unit kerja secara khusus. Kebijakan terkait pelaksanaan anggaran telah diambil dengan melakukan relaksasi pada penilaian IKPA Tahun 2020. Dengan dilakukan relaksasi penilaian IKPA ini diharapkan setiap unit kerja dapat secara fleksibel mengelola anggaran yang dimilikinya.
Relaksasi penilaian IKPA ternyata hanya berumur 4 bulan, karena pada awal triwulan III sesuai dengan Nota Dinas Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor ND-533/PB/2020 tanggal 17 Juli 2020 tentang Penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (K/L) Triwulan III dan IV Tahun 2020 pada Aplikasi OM SPAN, penilaian kembali IKPA telah dilakukan.
Sebanyak 12 Indikator Kinerja ditambah dengan 1 Indikator Capaian Output telah diaktifkan kembali. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas pelaksanaan anggaran dapat secara optimal ditingkatkan.

error: Konten Dimiliki Oleh KPPN BANDUNG II
id_IDBahasa Indonesia